Bentuk Hukum PD PAL Jaya Berubah Jadi Perumda

Bentuk Hukum PD PAL Jaya Berubah Jadi Perumda


Bentuk hukum Perusahaan Daerah Pengolahan Air Limbah Daerah Khusus Ibukota Jakarta (PD PAL Jaya) saat ini resmi berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (Perumda Paljaya).

Dengan berubahnya bentuk hukum, Perumda Paljaya diharapkan dapat terus meningkatkan pelayanan bagi kesejahteraan masyarakat dalam hal pengelolaan air limbah.

Perubahan bentuk hukum ini diberlakukan setelah ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) DKI Nomor 5 Tahun 2021 pada 31 Desember tahun lalu.

Direktur Utama Perumda Paljaya, Aris Supriyanto mengatakan, saat didirikan pada 1991 silam, PD PAL Jaya hanya memberikan jasa pelayanan penyaluran air limbah dan pengumpulan melalui sistem perpipaan berikut pengolahannya. Hal tersebut mengikuti Perda Nomor 10 Tahun 1991.

Kemudian pada 2014, terdapat perubahan kedua atas Perda Nomor 10 Tahun 1991 tentang Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang diatur dalam Perda DKI Nomor 7 Tahun 2014.

Berdasarkan Perda tersebut, jasa pelayanan PD PAL Jaya menjadi bertambah yakni memberikan jasa pelayanan dengan pengelolaan air limbah, termasuk penyaluran, pengumpulan, pemeliharaan dan pengolahannya.

“Jasa pelayanan yang dimaksud dilaksanakan dengan sistem perpipaan terpusat, sistem komunal, sistem setempat, sistem penyedotan air limbah tangki septik dan kegiatan pendukung lainnya,” ungkap Aris, Selasa (25/1).

Berdasarkan Perda DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2021, Perumda Paljaya memperluas kegiatan usaha yang ruang lingkupnya meliputi:

  • Penyaluran, pengumpulan, pemeliharaan dan pengolahan air limbah dengan menggunakan sistem perpipaan/sistem terpusat, sistem komunal, sistem setempat, sistem penyedotan air limbah tangki septik dan kegiatan pendukung lainnya seperti sistem air daur ulang, layanan pemeliharaan jaringan pipa air limbah gedung/sistem plambing serta pengolahannya.
  • Pembangunan sarana dan prasarana air limbah sesuai dengan rencana dan biaya yang telah ditetapkan.
  • Pengoperasian dan pemeliharaan jaringan pipa dan instalasi pengolahan yang telah dibangun, sehingga menghasilkan buangan yang memenuhi baku mutu.
  • Pemasangan sambungan pipa air limbah dalam wilayah pelayanannya.
  • Penyedotan lumpur tangki septik atau instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dalam wilayah pelayanannya secara terjadwal maupun berdasar permintaan.
  • Pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola air limbah.
  • Jasa konsultansi pengelolaan air limbah.
  • Publikasi dan sosialisasi tentang pengelolaan air limbah.
  • Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun.
  • Pemanfaatan/utilisasi aset yang dimiliki untuk menunjang pendapatan usaha; dan
  • Bentuk usaha lain yang mendukung maksud dan tujuan pendirian perusahaan.

“Perubahan bentuk hukum ini telah diamanatkan dalam PP Nomor 54 Tahun 2017. Dengan berubahnya bentuk hukum, Perumda Paljaya diharapkan dapat terus meningkatkan pelayanan bagi kesejahteraan masyarakat dalam hal pengelolaan air limbah,” tandas Aris.

Sumber : https://m.beritajakarta.id/read/94743/bentuk-hukum-pd-pal-jaya-berubah-jadi-perumda

Pemberitahuan Perubahan Bentuk Hukum PD PAL Jaya Jadi Perumda Paljaya

Pemberitahuan Perubahan Bentuk Hukum PD PAL Jaya Jadi Perumda Paljaya


Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 5 Tahun 2021 yang telah ditetapkan pada tanggal 31 Desember 2021, maka diberitahukan bahwa bentuk hukum dari Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah Daerah Khusus Ibukota Jakarta (PD PAL Jaya) telah berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (Perumda Paljaya).

Surat pemberitahuan dapat diunduh disini : Surat Pemberitahuan

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Krukut

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Krukut


Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Krukut atau nama kerennya Krukut Water Reclamation Plant (Instalasi Reklamasi Air Krukut) merupakan IPAL pertama di Indonesia yang menerapkan konsep green building, dilengkapi sarana edutainment, dan bangunannya bertingkat, karena keterbatasan lahan yang ada, luas lahan 1.200 m2.

Nama Krukut Water Reclamation Plant (Instalasi Reklamasi Air Krukut) ini diambil karena terdapat proses yang mengubah air limbah menjadi air bersih yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat untuk kebutuhan non konsumsi seperti flushing, menyiram tanaman non pangan, dll.

Dengan menggunakan teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) berkapasitas 100 liter/detik, IPALi ini melayani pembuangan air limbah domestik melalui sistem perpipaan Paljaya yang berasal dari bangunan gedung dan rumah tangga di wilayah Sudirman, Gatot Subroto, Senayan, SCBD, kawasan GBK, dan Bendungan Hilir. 50% air sisa hasil olahan MBBR, dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan non konsumsi.

Animasi Proses di Krukut Water Reclamation Plant (Instalasi Reklamasi Air Krukut)

Animasi Proses di Krukut Water Reclamation Plant (Instalasi Reklamasi Air Krukut)


Krukut Water Reclamation Plant (Instalasi Reklamasi Air Krukut) merupakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pertama di Indonesia yang bangunannya bertingkat. Dibangun bertingkat karena keterbatasan lahan yang ada, luas lahan 1.200 m2.

Krukut Water Reclamation Plant ini menggunakan teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) berkapasitas 100 liter/detik, dengan menggunakan bakteri yang tumbuh di permukamaan bio-film sehingga ramah lingkungan, efisien, tidak membutuhkan lahan luas, dan hasil efluennya telah memenuhi baku mutu PermenLHK No. 68 Tahun 2016.

Hotline Hubungan Masyarakat
(021) 835 42 52 - extension 6 +62 812 9079 0899

Hotline Layanan Pengaduan Pelanggan (Administrasi)
(021) 835 42-52 - extension 207 +62 878 9366 5470

Hotline Layanan Pengaduan Pelanggan (Teknis)
(021) 835 42-54 atau +62 851 5627 4188

Hotline Layanan Penyedotan Lumpur Tangki Septik
(021) 8370 2136 atau +62812 9077 70-20 / 30

Hotline Layanan Sistem Perpipaan
+62 813 8832 9008

Hotline Layanan Tangki Septik Modifikasi (BIOPAL)
+62 813 8529 1475

Hotline Layanan Pemeriksaan Laboratorium
+62 819 9021 4951