PD PAL Jaya Fasilitasi Vaksinasi COVID-19

PD PAL Jaya Fasilitasi Vaksinasi COVID-19


Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Jaya membuka layanan vaksinasi COVID-19 di kantornya, Jalan Sultan Agung, Nomor: 1, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Direktur Utama PD PAL Jaya, Aris Supriyanto mengatakan, vaksinasi bagi karyawan dan keluarganya dilaksanakan mulai 7-8 Juli 2021. Kemudian, untuk warga sekitar diadakan mulai 9-10 Juli mendatang.

“Dalam pelaksanaan vaksinasi ini kami berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan. Untuk vaksin yang digunakan adalah Sinovac,” ujarnya. Rabu (7/7).

Aris menjelaskan, sentra vaksinasi di Kantor PD PAL Jaya ini menargetkan sebanyak 800 orang baik karyawan dan keluarganya serta warga sekitar.

“Target sebanyak 200 dosis per hari. Vaksin diberikan untuk usia 12 tahun ke atas,” terangnya.

Menurutnya, untuk pemberian vaksin dosis kedua akan dilaksanakan sekitar akhir Juli 2021. Keluarga besar dan warga sekitar PD PAL Jaya yang sudah divaksin dosis pertama dapat datang kembali untuk vaksinasi dosis kedua di lokasi yang sama.

“Antusiasme warga sekitar mengikuti vaksinasi sangat tinggi. Terbukti, kuota pendaftar sudah terpenuhi dalam sehari setelah pendaftaran dibuka sehingga kami berencana membuka sentra vaksin lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebanyak sembilan tenaga kesehatan (nakes) dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi ini. Selain itu, PD PAL Jaya juga menyediakan mini ICU, ambulans dan obat-obatan.

Melalui Sentra Vaksinasi PD PAL Jaya ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam percepatan pemenuhan target vaksinasi agar herd immunity bisa tercapai sehingga pandemi ini cepat berakhir.

“Kami mengajak bagi yang sudah divaksin tetap waspada, menjalankan prokes dan mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah,” tandasnya.

Reporter: ALDI GERI LUMBAN TOBING
Editor: TONI RIYANTO

Sumber : https://m.beritajakarta.id/read/90517/pd-pal-jaya-fasilitasi-vaksinasi-covid-19

23 Surveyor Ikuti ToT Program Subsidi Revitalisasi Tangki Septik

23 Surveyor Ikuti ToT Program Subsidi Revitalisasi Tangki Septik

23 Surveyor Ikuti ToT Program Subsidi Revitalisasi Tangki Septik

 

Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Jaya memberikan Training of Trainer (ToT) dan sosialisasi terkait Program Subsidi Revitalisasi Tangki Septik Rumah Tangga DKI Jakarta kepada 23 surveyor di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Para surveyor tersebut akan bertugas melaksanakan survei dan pendataan terhadap calon penerima manfaat program tersebut (baseline survey).

Direktur Utama PD PAL Jaya, Aris Supriyanto mengatakan, materi ToT dan sosialisasi yang diberikan mengenai pengenalan biopal tangki septik yang akan diberikan subsidi (produk knowledge), kriteria penerima manfaat, dan cara berinteraksi kepada calon penerima manfaat.

“Ada juga hal-hal teknis yang harus diperhatikan seperti lokasi, aksesibilitas, jarak dari jalan raya ke lokasi untuk jangkauan truk sedot tinja dan penggunaan aplikasi untuk pendataan,” ujarnya, Kamis (3/6).

Aris menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memastikan pengetahuan dan keterampilan sebanyak 23 surveyor tersebut agar dapat ditransfer kepada rekan-rekannya yang lain dengan baik.

Apabila data calon penerima manfaat sudah lengkap akan diajukan ke Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk dinilai dan dilakukan survei dan verifikasi kembali. Jika memenuhi kriteria maka akan disetujui untuk dibangun atau diberikan subsidi tangki septik.

“Sebanyak 23 surveyor yang hadir pada sosialisasi dan ToT ini akan memberikan pelatihan ke surveyor di bawahnya untuk melakukan kegiatan baseline survey,” tandasnya.

Untuk diketahui, revitalisasi tangki septik merupakan kegiatan untuk menyediakan tangki septik rumah tangga berkualitas, berfungsi dengan baik, dan memenuhi baku mutu yang dilakukan dalam bentuk pembangunan atau perbaikan.

Penerima Subsidi diprioritaskan pada lokasi yang membutuhkan penanganan segera sebagai upaya pemenuhan hak atas sanitasi layak untuk masyarakat dengan kriteria sebagai berikut;

a. Belum memiliki tangki septik atau perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

b. Rumah yang memiliki tangki septik tapi belum kedap atau bocor

c. Rumah di kawasan kumuh ringan dan kumuh sedang

d. Rumah yang wilayahnya terkena rob

e. Rumah di daerah dengan muka air tanah tinggi

f. Rumah di wilayah dengan tingkat pencemaran bakteri coli yang tinggi

g. Rumah di daerah rentan penyakit diare

 

Sumber : https://www.beritajakarta.id/read/89681/23-surveyor-ikuti-tot-program-subsidi-revitalisasi-tangki-septik#.YMMEMPkzY2x

PD PAL Jaya Berbagi Pengalaman di The 6th Faecal Sludge Management

PD PAL Jaya Berbagi Pengalaman di The 6th Faecal Sludge Management

PD PAL Jaya Berbagi Pengalaman di The 6th Faecal Sludge Management

Provinsi DKI Jakarta berkesempatan menjadi co-host konferensi The 6th Faecal Sludge Management atau Pengelolaan Lumpur Domestik ke-6 yang diselenggarakan pada 27-28 April 2021. Dalam Konferensi yang dihelat secara daring dan luring tersebut menjadi kesempatan bagi PD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Jaya untuk berbagi pengalaman dengan seluruh peserta.

Konferensi secara luring berlangsung di Westin Hotel, Setiabudi, Jakarta Selatan dan dihadiri oleh perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Gresik dan Bekasi, Forum Komunikasi Air Limbah (Forkalim), PDAM Medan dan Solo, Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Konferensi ini menjadi wadah pemangku kepentingan untuk saling bertukar pikiran dan berdiskusi guna mendapatkan solusi berkelanjutan dalam meningkatkan akses sanitasi aman untuk kemudian dapat membuat rekomendasi kebijakan dengan menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan lumpur tangki septik di Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) PD PAL Jaya, Aris Supriyanto mengapresiasi FSM Alliance yang telah memberi kesempatan kepada Indonesia untuk menjadi bagian dalam konferensi internasional The 6th Faecal Sludge Management yang dilaksanakan secara virtual.

Indonesia yang memiliki andil dalam salah satu track yaitu Indonesian Track dapat memberikan pengalamannya kepada negara partisipan lain atas upaya yang dilakukan sejauh ini demi kemajuan dalam hal pengelolaan lumpur tangki septik.

“Seminar ini menjadi tempat berbagi pengalaman masing-masing, mulai dari aspek regulasi, kelembagaan, keuangan, operasional, kerja sama dengan swasta, hingga aspek teknologi dan lainnya yang saling berhubungan dan berkesinambungan demi peningkatan pengelolaan lumpur tangki septik di Indonesia,” ujarnya, Selasa (27/4).

Aris menjelaskan, sebagai solusi alternatif dalam percepatan peningkatan akses sanitasi perlu dilaksanakan kegiatan pengelolaan air limbah sistem setempat yaitu, Faecal Sludge Management.

“PD PAL Jaya telah melakukan inovasi pada sistem pewadahan dengan memproduksi tangki septik modifikasi bernama Biopal sejak akhir tahun 2016, yang dapat mengolah air limbah baik black water maupun grey water dan telah tersertifikasi,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk desludging service dan transportasi, PD PAL Jaya telah memiliki 31 armada truk yang mengangkut lumpur tangki septik ke Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Selain armada yang dikelola oleh PD PAL Jaya, juga terdapat 300-an armada swasta yang membantu dalam aktivitas penyedotan lumpur tangki septik di Jakarta.

“Untuk sistem pengolahan, PD PAL Jaya mengoperasikan dua unit pengelolaan lumpur yakni, IPLT Pulo Gebang dan IPLT Duri Kosambi, dengan kapasitas masing-masing sebanyak 900 m3/hari,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan FSM di Jakarta juga menemui tantangannya sendiri karena banyak ditemukan kondisi tangki septik yang dibangun secara tidak standar dan kerap bocor hingga menyebabkan pencemaran air tanah. Padahal, masih banyak masyarakat yang masih menggunakan air tanah untuk kebutuhan harian.

“Dalam rangka perbaikan kondisi tersebut, di tahun 2020 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PD PAL Jaya telah memulai pelaksanaan revitalisasi tangki septik milik warga sebanyak 434 unit yang berada di empat kelurahan. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan dengan jumlah yang lebih banyak lagi,” tandasnya.

Untuk diketahui, dalam konferensi ini terdapat beberapa panel yang diisi dengan berbagai materi selama dua hari pelaksanaan di antaranya, Kerangka Kebijakan Nasional Air Limbah Domestik; dan Strategi Implementasi Pengelolaan Air Limbah Domestik Sistem Setempat di Indonesia.

Kemudian, Perangkat Pengaturan Pendukung dalam Mendukung Pengelolaan Lumpur Tinja: Studi Kasus di DKI Jakarta; serta Peraturan tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik sebagai Upaya Percepatan Peningkatan Akses Sanitasi Aman: Studi Kasus di Kota Medan.

Adapun materi lainnya yakni, Inisiatif Kolaborasi Sektor Swasta dalam Penyedotan/Pengumpulan Lumpur Tinja; Pedoman Teknis Desain Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja; Pengoperasian Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja Semi Mekanis; dan Penerapan Management Information System (MIS) dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik.

Webinar Sosialisasi Peduli Lingkungan Masjid

Webinar Sosialisasi Peduli Lingkungan Masjid


Hari Selasa, tanggal 30 Maret 2021
PAL Jaya berkolaborasi dengan BAZNAS (BAZIS), DMI DKI Jakarta, dan IUWASH PLUS telah menyelenggarakan Webinar Sosialisasi Peduli Lingkungan Masjid yang dihadiri oleh BP BUMD dan perwakilan dari para BUMD di DKI Jakarta.

Webinar ini dibuka oleh Bapak Riyadi Plt. Kepala BP BUMD, dan diisi oleh tiga pembicara yaitu Ir. Aris Supriyanto, M.Eng (Dirut PD PAL Jaya), Drs. H. Ale Abdullah (Kabid. Pengumpulan BAZNAS (BAZIS) Prov. DKI Jakarta), dan Ust. H. Suhaemi Abbas, S.Ag (USAID IUWASH PLUS).

Webinar ini bertujuan untuk menyosialisasikan kegiatan Peduli Lingkungan Masjid dan mendapatkan dukungan serta kolaborasi dari tiap BUMD di DKI Jakarta agar kegiatan tersebut dapat berkelanjutan sehingga dapat menjangkau seluruh masjid yang ada di DKI Jakarta.

Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam program Peduli Lingkungan Masjid antara lain (i) edukasi pengelolaan lingkungan dan sanitasi masjid, (ii) penyedotan lumpur tinja terjadwal, (iii) revitalisasi tangki septik/cubluk dengan tangki septik modifikasi (BIOPAL). Sejak tahun 2019, telah dilakukan penyedotan tangki septik masjid secara gratis sebanyak 269 masjid.

Mari berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas sanitasi masjid-masjid di DKI Jakarta dengan berdonasi digital melalui Bank DKI Syariah dengan nomor rekening 702.09.11111.6 a.n. BAZNAS BAZIS Prov. DKI Jakarta.

PAL Jaya Terus Berupaya Tingkatkan Cakupan Layanan Air Limbah Jakarta

PAL Jaya Terus Berupaya Tingkatkan Cakupan Layanan Air Limbah Jakarta


GAMBIR, Jawa Pos – PD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Jaya terus berusaha meningkatkan pengolahan limbah di ibu kota. Baik pengolahan melalui sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat (SPALDT) maupun sistem pengelolaan air limbah  domestik setempat (SPALDS). Tahun ini, salah satu BUMD miliki DKI itu menargetkan akan meningkatkan cakupan layanan air limbah melalui sistem per pipaan atau SPALDT. Yakni, menjadi 22,93 persen atau 2.490.755 penduduk yang air limbahnya terlayani. Dengan perincian, cakupan layanan sistem perpipaan 13,67 persen dan sistem non perpipaan 9,26 persen. ’’Sementara target panjang jaringan pipa yang kami bangun tahun ini mencapai 107.930 meter,’’ujar Direktur Utama PD PAL Jaya, Aris Supriyanto.

Memang, berdasar data PAL Jaya, cakupan pelayanan air limbah melalui SPALDT saat ini baru mencapai 13,33 persen. Hal itu terjadi karena jaringan perpipaan baru ada di zona 0 yang meliputi kawasan H.R. Rasuna Said, Mega Kuningan, Jalan Jenderal Sudirman, SCBD, Senayan, Gatot Subroto, Manggarai, Guntur, dan Setiabudi. Nah, untuk meningkatkan cakupan layanan sesuai target, pihaknya akan melaksanakan pembangunan Jakarta Sewerage System (JSS).

’’Untuk menambah cakupan layanan air limbah, Pemprov DKI Jakarta juga akan melaksanakan pembangunan JSS yang dimulai dari zona 1, 6, 2, 5,dan 8. Total ada 15 zona, termasuk zona 0 (zona eksisting),’’ terangnya.

Selain itu, dalam peningkatan cakupan layanan, pihaknya juga akan mengoptimalkan layanan perpipaan air limbah zona 0 dengan mengidentifikasi potensi calon pelanggan air limbah di Jalur Rasuna Said, Patra Kuningan, Denpasar, Gatot Subroto sisi utara dan selatan, kawasan Gelora Senayan, serta Senopati. Lalu, mengembangkan layanan air limbah zona 0 melalui penyelesaian pembangunan IPAL Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) Krukut.

’’Kami juga akan mengembangkan layanan perpipaan air limbah modular komunal. Antara lain, pemasangan pipa air limbah dan IPAL dikawasan T.B. Simatupang, pembangunan IPAL di kawasan Thamrin Nine, dan pembangunan jaringan pipa air limbah dan IPAL Ancol. Lalu, pekerjaan pipa air limbah Jalan Jenderal Sudirman sisi timur juga akan kami selesaikan,’’ jelasnya.

Aris menjelaskan, saat ini IPAL terpusat yang dioperasikan PAL Jaya hanya satu. Yakni, IPAL MBBR Setiabudi yang memiliki kapasitas 250 liter/detik. Karena itu, dia berharap pembangunan IPAL MBBR Krukut berkapasitas 100liter/detik yang ditargetkan selesai April 2021 bisa meningkatkan kapasitas pengolahan air limbah di Jakarta. ’’Dibangunnya IPAL MBBR Krukut dapat mengurangi beban pengolahan air limbah IPAL MBBR Setiabudi,’’ terangnya.

Lebih lanjut, Aris juga menyebutkan, sebagai upaya peningkatan akses sanitasi masyarakat, DKI melakukan pendekatan melalui sistem setempat, yaitu program subsidi revitalisasi tangki septik. Memang, dari data yang mereka dapatkan dari Dinas Kesehatan DKI, di Jakarta, baru ada 27 kelurahan yang sudah deklarasi bebas dari buang air besar sembarangan (BABS) dari total 267 kelurahan. ’’Jika asumsi jumlah penduduk Jakarta sekitar 12 juta jiwa, tidak commuter, maka kira-kira persentase penduduk yang masih berperilaku BABS sekitar 3 persen atau sekitar 360 ribu jiwa atau 72 ribu KK,’’ terangnya.

Melihat angka yang cukup besar itu, PAL Jaya menargetkan 36 ribu titik terpasang hingga 2022 melalui program subsidi revitalisasi tangki septik. Untuk subsidi itu, pihaknya sudah menjalankannya sejak diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Revitalisasi Tangki Septik. Tahun lalu, 434 titik sudah selesai dibangun atau direvitalisasi. Tahun ini, pihaknya menargetkan akan merampungkan 2 ribu titik dengan masing-masing titik berbiaya sebesar Rp 10 juta.

’’Kegiatan revitalisasi itu akan kami lakukan selama tiga tahun sampai 2022. Jadi, rumah yang menjadi sasaran kami yakni yang belum memiliki tangki septik atau masyarakat yang masih berperilaku BABS. Dua itu termasuk dalam kriteria rumah yang akan diganti atau dipasang tangki septik,’’ungkapnya (rya/co1/ilo)

Jawa Pos_1

Sumber: Media Cetak Jawa Pos The Jakarta, Edisi Selasa, 30 Maret 2021, Halaman 9

Realisasi Penyedotan Program Peduli Lingkungan Masjid

Realisasi Penyedotan Program Peduli Lingkungan Masjid


Program Peduli Lingkungan Masjid merupakan kegiatan bersama antara PAL Jaya, BAZNAS (BAZIS) dan DMI DKI Jakarta yang berjuang untuk meningkatkan budaya hidup bersih dan sehat kepada jamaah dan masyarakat sekitar masjid serta mendorong terwujudnya pengelolaan sanitasi layak di masjid seluruh DKI Jakarta.

Kegiatan utama program ini antara lain edukasi pengurus masjid, penyedotan lumpur tangki septik, hingga revitalisasi tangki septik. Sejak ditandatangani nota kesepahaman tanggal 27 September 2019, total sebanyak 116 masjid telah dilakukan penyedotan lumpur tangki septik oleh PAL Jaya.

Diharapkan program ini dapat menjangkau seluruh masjid yang ada di DKI Jakarta. Tentunya diperlukan dukungan dari semua pihak agar program ini dapat berkelanjutan. Untuk donasi bisa melalui no. rekening Bank DKI Syariah 702.09.11111.6 a.n. Baznas Bazis Prov. DKI Jakarta, atau info lebih lanjut bisa menghubungi 081290707720-081290707730.

Hotline Humas :
(021) 835 42 52 - extension 6

Hotline Layanan Pengaduan Pelanggan Administrasi :
+62 821-2434-3019

Hotline Layanan Pengaduan Pelanggan Teknis:
+62 851-5627-4188

Hotline Layanan Peyedotan Lumpur Tangki Septik:
(021) 8370 2136 atau +62812 9077 70-20 / 30

Hotline Layanan Sistem Perpipaan :
+62 812 8517 1632

Hotline Layanan BIOPAL :
+62 813 8529 1475

Hotline Layanan Pemeriksaan Laboratorium :
+62 819 9021 4951