Warta Ekonomi, Jakarta – Sebagai salah satu upaya mengedukasi dan mensosisalisasikan mengenai pengelolaan air limbah di DKI Jakarta, Walikota Jakarta Selatan bersama dengan Perumda Paljaya dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengadakan kegiatan Sosialisasi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) di Wilayah Jakarta Selatan.

Kegiatan ini diadakan di kantor Walikota Jakarta Selatan pada hari Selasa tanggal 8 November 2022 di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Selatan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai pemangku kepentingan pengelolaan air limbah domestik di DKI Jakarta seperti Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, serta Perumda Paljaya.

Sosialisasi ini dihadiri oleh para pemilik/pengelola bangunan atau gedung yang berada di wilayah Jakarta Selatan yang sudah dilewati SPALD-T skala perkotaan menggunakan jaringan perpipaan yaitu kawasan Gatot Subroto, Mega Kuningan, Sultan Agung, Rasuna Said, Casablanca, Epicentrum, Prof. Dr Satrio, Sudirman, SCBD dan Senopati.

Adapun maksud kegiatan ini antara lain, untuk mensosialisasikan pengelolaan air limbah domestik serta mengajak para pelaku usaha untuk dapat berpartisipasi dalam pengelolaan air limbah di DKI Jakarta khususnya dalam mensukseskan pengembangan sistem perpipaan dan juga dapat mendorong untuk selalu mempraktikan sanitasi yang aman dalam upaya menanggulangi pencemaran lingkungan.

Salah satu cara untuk mengelola air limbah adalah melalui pendekatan terpusat yang menggunakan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) dimana air limbah dialirkan dari gedung atau rumah dengan menggunakan jaringan perpipaan air limbah untuk dibawa ke instalasi pengelolaan air limbah domestik dan diolah sampai aman untuk dikembalikan ke lingkungan.

Untuk daerah yang sudah memiliki kepadatan penduduk lebih dari 150 jiwa perhektar sudah mutlak perlu menggunakan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) karena daya dukung lingkungannya sudah tidak sesuai untuk menggunakan tangki septik. Penggunaan SPALD Terpusat ini akan mensejajarkan Jakarta dengan Kota-kota besar didunia dalam pengelolaan air limbah.

Dalam Rencana Induk Pengembangan Prasarana & Sarana Pengelolaan Air Limbah Domestik yang diatur dalam Pergub DKI Jakarta nomor 41 tahun 2016, DKI Jakarta terbagi menjadi 15 zona pengelolaan air limbah dimana saat ini baru zona 0 yang telah memiliki Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T).

Untuk mencapai target pengelolaan air limbah dibutuhkan kolaborasi aktif antar pemangku kepentingan di DKI Jakarta dari unsur Pemerintah dan pelaku usaha hingga seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi mandat Perumda Paljaya sebagai operator pengelolaan air limbah resmi milik yang bertugas memastikan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam pengelolaan air limbah. Masih terdapat 14 zona yang akan dibangun di DKI Jakarta.

Untuk di daerah Jakarta Selatan, dalam waktu dekat akan dibangun IPAL dan Jaringan Perpipaan di Kawasan TB Simatupang sebagai upaya untuk terus mengembangkan layanan pengelolaan air limbah.

Diharapkan kegiatan ini akan menggerakkan para pemangku usaha untuk ikut berpartisipasi dalam pengelolaan air limbah di DKI Jakarta khususnya dalam mensukseskan pengembangan pemanfaatan sistem perpipaan air limbah domestik, untuk perwujudan Sanitasi Aman untuk Jakarta.

(Sumber: https://wartaekonomi.co.id/read457834/walikota-jakarta-selatan-sosialisasi-sistem-pengelolaan-air-limbah-domestik-terpusat)

Hotline Hubungan Masyarakat
(021) 835 42 52 - extension 6 +62 812 9079 0899

Hotline Layanan Pengaduan Pelanggan (Administrasi)
(021) 835 42-52 - extension 207 +62 878 9366 5470

Hotline Layanan Pengaduan Pelanggan (Teknis)
(021) 835 42-54 atau +62 851 5627 4188

Hotline Layanan Penyedotan Lumpur Tangki Septik
(021) 8370 2136 atau +62812 9077 70-20 / 30

Hotline Layanan Sistem Perpipaan
+62 813 8832 9008

Hotline Layanan Tangki Septik Modifikasi (BIOPAL)
+62 813 8529 1475

Hotline Layanan Pemeriksaan Laboratorium
+62 819 9021 4951