FGD Kali Item

FGD Kali Item

Focus Group Discussion (FGD) Pilot Project Penanganan Air Limbah Kawasan Kali Item Kemayoran


Pada tanggal 14 Februari 2019, PD PAL Jaya telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pilot Project Penanganan Air Limbah Kawasan Kali Item Kemayoran. FGD ini mengundang seluruh stakeholder untuk ikut berpartisipasi dan berkomitmen dalam penanganan air limbah tersebut, terutama warga sekitar yang rumahnya dilalui oleh Kali Item. Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan deklarasi dukungan para stakeholder terkait, atas pembangunan sistem pengolahan air limbah di wilayah kelurahan Serdang kecamatan Kemayoran.
Diharapkan pembangunan sistem pengolahan air limbah di kawasan Kali Item berjalan lancar dan sesuai rencana.

Atasi Air Limbah di Kali Item, PAL Jaya Lakukan Langkah Ini

Atasi Air Limbah di Kali Item, PAL Jaya Lakukan Langkah Ini

Atasi Air Limbah di Kali Item, PAL Jaya Lakukan Langkah Ini

 

TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk PD PAL Jaya untuk mengolah air limbah yang masuk ke Kali Sentiong atau lebih dikenal Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat. Direktur Utama PD PAL Jaya Subekti mengatakan persoalan Kali Item seperti bau menyengat dan warna kehitaman seharusnya diatasi dengan mengolah sumber polutan.

“Air limbah sumber polutannya harus diolah,” kata Subekti kepada Tempo di kantornya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 11 Februari 2019. “Pembenahannya tidak bisa di kali-nya.”

Bau menyengat dari Kali Item pernah tercium hingga lobi Tower 7 Wisma Atlet Kemayoran. Kali Sentiong berlokasi di tengah-tengah di antara Jalan Rd. H. Keneng Mudatsir dan Jalan Sunter Jaya. Kali tersebut memang tercemar limbah rumah tangga dan industri hingga airnya hitam. Bau tak sedap dari kali itu sempat mengganggu para atlet Asian Games 2018.
PD PAL Jaya menyiapkan dua cara percobaan atau pilot project untuk mengolah air limbah yang bersumber dari rumah warga. Dua cara itu, yakni menggunakan skema mini komunal atau sistem intersepter.

Dengan mini komunal, PD PAL Jaya harus memasang pipa di setiap rumah warga di kawasan Kali Item. Selanjutnya ada pemasangan alat bio PAL sebagai pengolah air limbah.
Satu alat bio PAL hanya bisa menampung air limbah dari 5-10 rumah. “Itu kita pasang di gang atau badan jalan. Kita taruh di bawahnya,” ujar Asisten Manajer Riset dan Pengembangan PD Pal Jaya Johan Sufandi.
Sementara sistem intersepter, Johan melanjutkan pihaknya tak perlu memasang pipa di rumah-rumah warga. Air limbah yang masuk melalui drainase bakal berujung di instalasi pengolahan air limbah atau IPAL.

Sebagai percobaan pertama, PD PAL Jaya rencananya memasang IPAL di kantor Kecamatan Kemayoran dan rumah pompa Dinas Sumber Daya Air, Jalan Bendungan Jago, Serdang, Jakarta Pusat. “Nanti (air limbah) diolah di situ baru dibuang ke Kali Item,” kata Johan.

sumber : https://metro.tempo.co/read/1175589/atasi-air-limbah-di-kali-item-pal-jaya-lakukan-langkah-ini

SEMINAR TEKNOLOGI SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK (SPALD)

SEMINAR TEKNOLOGI SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK (SPALD)

SEMINAR TEKNOLOGI SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK (SPALD)

Pada hari Jum’at tanggal 8 Februari 2019 telah diselenggarakan Seminar Nasional Teknologi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) di Hotel Ambhara. Acara ini bertujuan untuk memperkuat eksistensi FORKALIM sebagai Asosiasi Pengelola Air Limbah Domestik dan bertukar pengalaman diantara anggota FORKALIM. Acara ini dibuka dengan presentasi dari beberapa anggota FORKALIM yang telah sukses melaksanakan SPALD diantaranya PDAM Tirtanadi Medan, Perumda Air Minum Kota Surakarta, dan UPT PAL Kota Bekasi. Selain itu, terdapat diskusi panel dari beberapa perusahaan untuk memperkenalkan produk dan teknologi air limbah yaitu Organica Water, PT Intern Sarana Teknik (Tencate), PT Tata Tirta Utama (Andersson Water), dan PT Groen Indonesia.

 

RAPAT KERJA NASIONAL (RAKERNAS) ASOSIASI PENGELOLA AIR LIMBAH FORKALIM

RAPAT KERJA NASIONAL (RAKERNAS) ASOSIASI PENGELOLA AIR LIMBAH FORKALIM

RAPAT KERJA NASIONAL (RAKERNAS) ASOSIASI PENGELOLA AIR LIMBAH FORKALIM

 

Pada hari Rabu tanggal 6 Februari 2019 telah diselenggarakan RAKERNAS FORKALIM di Hotel Ambhara. RAKERNAS ini bertujuan untuk memperkuat eksistensi FORKALIM sebagai Asosiasi Pengelola Air Limbah Domestik. RAKERNAS ini dihadiri oleh banyak anggota FORKALIM yang terdiri dari PDAM, UPT PAL, dan PD PAL dari seluruh Indonesia. Diharapkan FORKALIM dapat menjadi mitra bagi pemerintah yang berperan dalam meningkatkan ilmu pengetahuan, teknologi, kelembagaan dll. Kegiatan FORKALIM didanai oleh IUWASH PLUS sebagai mitra kerjasama/lembur donor. Kedepannya, akan diadakan program twinning yang bertujuan untuk mempertemukan satu mentor dengan satu atau lebih mentee untuk memperdalam atau lebih mempelajari sebuah topik yang spesifik dengan sasaran keberhasilan yang terukur.

Floating-Hotline-Icon-01

Hotline Hubungan Masyarakat
(021) 835 42 52 - extension 6 +62 812 9079 0899

Hotline Layanan Pengaduan Pelanggan (Administrasi)
(021) 835 42-52 - extension 207 +62 878 9366 5470

Hotline Layanan Pengaduan Pelanggan (Teknis)
(021) 835 42-54 atau +62 851 5627 4188

Hotline Layanan Penyedotan Lumpur Tangki Septik
(021) 8370 2136 atau +62812 9077 70-20 / 30

Hotline Layanan Sistem Perpipaan
+62 813 8832 9008

Hotline Layanan Tangki Septik Modifikasi (BIOPAL)
+62 813 8529 1475

Hotline Layanan Penanggulangan Sumbatan Instalasi Pipa Air Limbah/Plumbing
+62 813 8529 1475

Hotline Layanan Pemeriksaan Laboratorium
+62 851 7514 4468

Hotline Layanan Pengelolaan Limbah B3
+62 811-1991-890